ROHUL - Belum lama ini Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Riau melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan tema' pentingnya pengolahan sampah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Lubuk Bendahara Timur, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang baik dan benar, guna menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung program pemerintah dalam mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Lubuk Bendahara ini dihadiri oleh perangkat dari empat desa yaitu, Desa Lubuk Bendahara, Desa Lubuk Bendahara Timur, Desa Lubuk Betung dan Desa Alahan, masing-masing kader empat Desa, masyarakat setempat, serta tokoh-tokoh masyarakat yang antusias mengikuti sosialisasi.
Penaggung jawab program kerja tersebut, Aldy kepada media ini mengungkapkan,"Semoga dengan adanya edukasi mengenai pengolahan sampah, masyarakat keempat desa tersebut dapat lebih peduli dan bertanggung jawab dalam mengelola sampah rumah tangga sehingga lingkungan kita tetap bersih dan sehat," ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN MBKM memaparkan berbagai materi mengenai pentingnya pengolahan sampah, mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik, cara membuat kompos dari sampah organik, hingga praktik daur ulang sampah anorganik menjadi barang yang lebih berguna contoh nya sebagai hidroponik.
Salah satu mahasiswa KKN, Dwi Seprina Wulandari, menyampaikan bahwa pengolahan sampah yang tepat dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
"Dengan memilah dan mengolah sampah, kita tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga bisa mendapatkan keuntungan ekonomis dari hasil pengolahan sampah, seperti pupuk kompos yang bisa dijual atau digunakan sendiri," jelasnya.
Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berlangsung selama sesi tanya jawab. Salah satu warga, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan pengetahuan baru mengenai pengelolaan sampah yang selama ini belum ia ketahui.
"Saya jadi tahu bagaimana cara membuat kompos dari sampah dapur. Ini sangat berguna bagi saya yang suka berkebun," ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan foto bersama. Mahasiswa KKN MBKM Universitas Riau berharap bahwa program ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat keempat desa tersebut.
Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik dalam membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan lestari. (sur)

